Ragam Usaha Ibu Rumah Tangga di Desa 5/5 (3)

2
81
Ragam Usaha Ibu Rumah Tangga di Desa
Ragam Usaha Ibu Rumah Tangga di Desa

Ragam Usaha Ibu Rumah Tangga di Desa – Kehidupan rumah tangga mengharuskan seorang istri menjalankan kewajibannya untuk mengurus rumah tangga dan segala isinya. Menjalani aktivitas sebagai seorang ibu rumah tangga juga terkadang membosankan.

Waktu luang yang hanya bisa dihabiskan di rumah sebetulnya bisa dijadikan peluang usaha sampingan ibu rumah tangga di desa. Berbagai macam kegiatan bisa dikerjakan dan menghasilkan keuntungan.

15 Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga di Desa yang Dapat Anda Kerjakan

Usaha sampingan merupakan usaha yang dikerjakan oleh ibu rumah tangga ketika seluruh pekerjaan rumah telah selesai dikerjakan.

Usaha ini tidak memerlukan keahlian yang sangat expert atau modal yang sangat banyak, namun dapat menghasilkan pendapatan yang bisa membantu perekonomian keluarga.

Berikut adalah beberapa contoh usaha sampingan yang dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga di desa sambil mengisi waktu luang di sela-sela mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

1. Membuat Kerajinan

Usaha sampingan ibu rumah tangga di desa yang satu ini adalah usaha yang paling santai. Anda dapat membuat berbagai macam kerajinan yang unik dan lucu.

Kerajinan ini diantaranya seperti aksesoris, pernak-pernik dari bahan-bahan bekas,  tas atau sAndal, serta kerajinan sAndang lainnya dapat dibuat ketika waktu senggang.

Setelah mengurus anak-anak berangkat ke sekolah, dan semua pekerjaan rumah selesai Anda bisa beristirahat sambil tangan bekerja membuat kerajinan.

Bahan-bahan yang digunakan pun mudah didapat. Tidak perlu mencari sampai ke kota, cukup menggunakan bahan yang ada di desa.

2. Membuka Toko Kelontong

Membuka toko kelontong dapat menjadi sumber penghasilan yang sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Anda dapat menjual berbagai macam kebutuhan rumah tangga bagi masyarakat sekitar Anda sambil Anda juga memenuhi kebutuhan rumah tangga Anda sendiri.

Kebutuhan rumah tangga seperti sembako, jajanan anak-anak, gorengan untuk sarapan dan lain sebagainya.

Hampir di setiap rukun tetangga terdapat setidaknya 1 hingga 2 toko kelontong. Hal ini dikarenakan kebutuhan rumah tangga memang bersifat segera untuk dipenuhi sehingga ini menjadi peluang besar bagi Anda untuk membantu penghasilan keluarga.

3. Membuka Warung Kopi

Biasanya, orang-orang di desa masih sering berkumpul dan bersenda gurau. Terlebih kaum pria yang memiliki kebiasaan “ngopi” sebelum melaksanakan segala aktivitas. Entah itu bekerja di ladang, membangun, atau melaksanakan ronda malam.

Membuka usaha sampingan ibu rumah tangga di desa seperti warung kopi ini menjadi pilihan yang tepat. Anda tidak memerlukan keahlian khusus untuk membuka usaha ini. cukup bermodalkan kopi-kopi sachet dan air  panas maka Anda bisa membuka usaha ini.

4. Bercocok Tanam

Sudah umum bahwa orang-orang di desa merupakan orang yang gemar bercocok tanam. Tangannya yang lihai dalam merawat tanaman hingga menjadi tumbuh subur sudah  bukan rahasia lagi. Usaha sampingan ibu rumah tangga di desa juga bisa dilakukan dengan bercocok tanam.

Umumnya, tanaman-tanaman yang bisa dirawat adalah tanaman padi, jagung, umbi-umbian, buah-buahan, sayuran, dan masih banyak lagi. Hasil panennya dapat dijual ke perkotaan atau lingkungan sekitar rumah Anda.

Anda juga tidak perlu memiliki lahan untuk bisa bercocok tanam, Anda bisa berkolaborasi dengan orang yang memiliki lahan namun tidak pandai merawat tanaman.

5. Beternak

Selain bercocok tanam, beternak juga merupakan hal yang lumrah dilaksanakan oleh warga desa. Banyak hewan ternak yang bisa dirawat seperti ayam, bebek, kambing, dan sapi.  Selain diambil dagingnya, hewan ternak juga bisa menghasilkan produk turunan seperti telur dan susu.

Memiliki hewan ternak memberikan Anda berbagai ide olahan produk pula. Anda bisa mengolah produk ternak seperti telur dan susu menjadi berbagai macam penganan yang bisa menghasilkan nilai jual yang lebih.

6. Membuka Jasa Katering

Anda memiliki keahlian memasak? Sudah pasti usaha sampingan ibu rumah tangga di desa ini cocok bagi Anda. Memiliki keahlian memasak bagi ibu rumah tangga terutama yang berada di desa bahkan seperti sudah menjadi hal yang biasa.

Namun jika masakan Anda dinilai juara dari segi rasa dan penampilan, membuka jasa katering bisa menjadi usaha yang menguntungkan.

Anda bisa membuka jasa katering makanan untuk acara-acara besar  seperti rapat desa, acara pernikahan, kumpulan ibu-ibu arisan, dan lain sebagainya. Jika Anda merasa lelah mengerjakan semuanya sendiri, Anda juga bisa melibatkan ibu rumah tangga lainnya untuk bekerja sama. Ini juga bisa menyerap tenaga kerja bukan?

7. Menjual Baju Kredit

Fashion bagi ibu rumah tangga juga menjadi salah satu hal yang paling digemari. Ibu-ibu rumah tangga yang senang mengikuti acara-acara di televisi biasanya tertarik untuk mengikuti tren fashion yang sedang happening ditayangkan di televisi. Anda bisa memanfaatkan momen ini dengan berjualan baju kepada tetangga-tetangga Anda.

Biasanya, para ibu rumah tangga mengatur keuangan keluarganya sedemikian rupa agar cukup untuk ini itu. Jarang sekali uangnya dipakai untuk keperluan sendiri.

Dengan berjualan secara kredit, Anda juga bisa menguntungkan para ibu karena dengan begitu, para ibu bisa menyicil sedikit demi sedikit biaya bajunya tanpa mengganggu keperluan yang lain.

8. Menjadi Agen Pulsa dan Kuota

Kehidupan masa kini tidak lepas dari penggunaan gawai atau smartphone. Mencari resep masakan, menonton tutorial memasak, mencarikan bahan tugas anak, dan banyak lagi yang memerlukan koneksi internet dan tentunya kuota internet.

Menjadi agen pulsa dan kuota bisa menjadi usaha sampingan  ibu rumah tangga di desa.  Meskipun biasanya sinyal di desa tidak terlalu bagus, tetapi kebutuhan akan pulsa dan kuota tidak bisa dihindarkan dari kehidupan sehari-hari. Membuka bisnis ini bisa menambah pendapatan Anda selagi di rumah.

9. Membuka les privat

Ibu-ibu memiliki otak yang cerdas terutama dalam mendidik anak-anaknya. Selain itu juga ibu-ibu terbiasa mengajari anak-anaknya semenjak kecil sehingga memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Kemampuan ini bisa dimanfaatkan ibu-ibu untuk membuka jasa les privat selagi berada di rumah.

Les privat seperti mengajar bahasa asing, matematika, ipa, dan sebagainya bisa dilakukan dengan mudah bagi para ibu. Bayaran atas les privat seperti ini juga lumayan besar, sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.

10. Bisnis Online

Bisnis online adalah usaha sampingan ibu rumah tangga di desa yang paling eksis di jaman sekarang. Di masa yang serba online ini, Anda bisa membuka bisnis online dengan menjual berbagai macam kebutuhan primer dan sekunder masyarakat.

Hanya bermodalkan gawai dan kuota, Anda bisa membuka bisnis online sendiri atau menjadi reseller produk orang lain.

Anda juga bisa mempromosikan produk-produk tersebut lewat akun media sosial Anda. Produk yang dijual bisa beragam seperti kosmetik, baju, kerudung, makanan, obat herbal, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa melakukannya dimanapun dan kapanpun sehingga akan sangat mudah disambil dengan mengerjakan pekerjaan rumah.

11. Membuka Jasa Menjahit

Anda juga bisa membuka usaha sampingan ibu rumah tangga di desa dengan menjahitkan pakaian. Biasanya, banyak orang-orang di desa yang membeli kain di pasar untuk kemudian dijahit sendiri ke tukang jahit agar ukuran dan bentuknya sesuai dengan keinginan.

Dengan membuka jasa menjahit, Anda bisa mengasah keterampilan menjahit Anda sekaligus menghasilkan uang dengan menjahitkan pakaian-pakaian konsumen Anda.

Anda juga bisa berinteraksi lebih dengan orang-orang sekitar sehingga mempererat tali silaturahmi.

12. Membuat Rajutan

Di zaman sekarang ini, semakin jarang orang yang memiliki keterampilan merajut. Keterampilan merajut  ini membutuhkan keahlian dalam mengkombinasikan warna dengan proses merajut yang cukup memakan waktu. Namun bagi Anda yang pandai merajut, opsi ini adalah opsi yang paling menguntungkan.

Anda bisa membuat kerajinan dari rajutan seperti tas dan sweater. Anda bisa merajut selagi beristirahat dalam lelah setelah membersihkan rumah.

hasil karya dari rajutan juga lumayan besar karena pembuatannya yang rumit dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

13. Membuka Fotocopy

Membuka jasa fotocopy juga dapat menjadi Andalan Anda untuk melakukan usaha sampingan ibu rumah tangga di desa.

Jika Anda memiliki tempat tinggal yang strategis yakni dekat dengan sekolah atau kantor, usaha ini bisa menjadi usaha yang menjanjikan.

Namun sepertinya, Anda yang memiliki tempat tinggal yang tidak begitu strategis juga bisa membuka usaha ini. Biasanya, tempat fotocopy di desa terbilang sedikit dibandingkan dengan di kota.

Di setiap desa mungkin hanya terdapat 3-5 tempat fotocopy saja sehingga dengan membuka usaha fotocopy, Anda bisa hanya memiliki sedikit pesaing saja.

14. Membuka Jasa Rias

Membuka jasa rias juga berpotensi sangat tinggi terutama bagi Anda yang jago dalam hal merias wajah. Musim-musim pernikahan bisa menjadi Andalan penghasilan bagi Anda untuk merias. Merias pengantin dan pengiring-pengiringnya dapat menciptakan penghasilan yang lumayan. Usaha sangat cocok dipadukan dengan bisnis kosmetik, silahkan baca selengkapnya di berlfamily

Anda juga bisa membuka jasa rias pengantin sekaligus jasa dekorasi dan hiburan. Dengan begitu, orang-orang bisa memesan paket lengkap untuk pernikahan kepada Anda.

Anda bisa bekerja sama dengan pihak penyewa dekorasi dan juga grup penghibur di acara-acara pernikahan.

15. Membuka Jasa Pangkas Rambut

Usaha yang satu ini memerlukan sedikit keahlian khusus. Memainkan gunting rambut dan sisir agar menghasilkan karya potong rambut yang indah memerlukan pelajaran khusus seperti kursus. Namun, jika Anda sudah memiliki keahlian tersebut, Anda bisa langsung membuka jasa pangkas rambut.

Anda juga bisa mengkombinasikan jasa pangkas rambut dengan jasa-jasa lainnya yang terkait. Misalnya, jasa mewarnai rambut, jasa pijat kepala, lulur, dan lain sebagainya. Usaha seperti ini bisa dilakukan di rumah atau membuka toko yang berdampingan dengan rumah.

16. Berjualan Makanan untuk Sarapan

Berjualan makanan untuk sarapan merupakan usaha yang paling potensial dan banyak diminati pembeli. Para ibu yang memiliki banyak sekali pekerjaan rumah terkadang tidak sempat untuk menyiapkan sarapan anak-anaknya sehingga mencari sarapan di luar.

Anda bisa memanfaatkan kesempatan dengan berjualan makanan untuk sarapan. Makanan yang paling banyak diminati untuk sarapan terutama di desa adalah bubur, nasi kuning, nasi uduk, opor, dan masih banyak lagi.

Anda harus menyiapkan makanan-makanan tersebut dari pagi-pagi sekali untuk mendapatkan pelanggan yang banyak di pagi hari.

Demikian 16 contoh usaha sampingan ibu rumah tangga di desa yang dapat Anda kerjakan. Usaha-usaha tersebut dapat berpotensi menghasilkan uang yang dapat membantu perekonomian keluarga Anda.

Please rate this

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here